Hari ini adalah hari istimewaku, karena AKU ULANG TAHUN!. Duh,,senang sekali,,sekarang umurku bertambah menjadi 11 tahun, KYAAAA!. O iya aku lupa memperkenalkan diri..
Namaku Dilla ,aku mempuyai adik laki-laki bernama Rayhan. Duuh,,kalau kalian tinggal bersaa rayhan pasti rasanya mau mati!. Lho kenapa??
Karna dia nakalll,, sekali! sudah ah malas membicarankan dia,,langsung aja yuk...!
Pagi ini saat aku bangun,, "Huaamm,,pagi semua!" ujarku sambil menguap.
Lalu aku menuju kamar mandi yg berada disudut kiri kamarku. BYUR BYURRR! terdengar suara air bercipratan dimana-mana. Huft!! seger yaa habis mandi, pakai baju ah!.
Aku berjalan 8 langkah ke sudut kanan kamarku, lalu kubuka pintu lemariku yg bergambar keroppi. Kuambil seragamku lalu,,,kupakai deh!. Lalu aku menuju keruang makan.
"Hay sayangg, sudah bangun?,,oh ya selamat ulang tahun yaa,,!" bunda dan ayah mengecup pipiku. Aku hanya tersenyum. Bundaku sedang memasak nasi goreng,,hemm baunya menggoda sekali,,.
Setelah masak bunda menaruh piring berisi nasi goreng itu dihadapanku.
Tanpa basa basi langsung saja kumakan,,Nyummy! enak sekali,,.Selesai makan aku memakai kaus kaki dan sepatu Nike hijauku. Dan,,pas sekali mobil jemputanku datang. Aku pun langsung masuk kedalamnya.
Sesampainya di sekolah..
aku segera menuju ke kelasku bersama teman-temanku yaitu : Keyla, fafa, salma, putri, dan azka. Kami mengonbrol sampai tak sadar suda berada di dalam kelas. Lalu aku duduk di bangkuku. Tiba-tba tiara menuju ke mejaku.
"Ada apa mut? (aku memanggilnya itu dengan sebutan 'mut')
Hmm.."HAPPY BIRTHDAYY MY BFF!!!" tiba-tiba muti memelukku hingga kami terjungkal kebelakang. GUBRAK!.
"duh hati-hati dong mut,,hiks kepalaku udah benjol tambah benjol lagi! " keluhku.
"Aduh sori yaa,,!" muti mengusap kepalaku yg benjol. Keyla, dan anak yang lainnya ikut menyalamiku.
Wuahh senang sekali! ^_^. Kalian tahu tidak?? tasku saja sampai berat gara-gara menerima banyak kado,,AHH ^_<.
Pulang sekolah...
"Assalamualaikum...!" ucapku saat sampai di depan pintu rumahku. CKLIK! pintupun dibukakan oleh Mba Rin.
"Sudah pulang kak?? cepat sekali!" Mba rin terkejut. Aku tertawa kecil.
"Lhaa,,Masya Allah! itu kenapa tas kakak teh sampai penuh begitu??" Mba rin terkejut lagi.
"Pasti hari ini teh pelajarannya banyak ya??" Sambung Mba rin sambil menganga. "Hihihi,,gak kok mba,,ini hadiah dari temen-temen ku!" Kataku sambil tersenyum.
"Ooh,,hehe, ya sudah sana, cepat makan dulu habis itu mandi ya??"," SIAP BOS!" ujarku. Mba rin tertawa.
Esoknya..
"E tau gak, hari ini kan ada anak baru tahu!" Kata Fafa."Huu.. fafa sotoy!" aku dan salma menyoraki fafa.
Fafa memang anak yang sering diledek oleh kami semua,,habis dia polos!. "Fafa bener tau!,,"Ujar keyla setengah membela.
"Oh bener ya?? sorii faaaaaaaaaaaa!" Teriak aku dan salma sambil merangkul fafa. Lalu..
KRIIIIIIIIIIIIIIING! dengan secepat kilat anak-anak segera duduk di bangku masing-masing.
Bu Ai guru bahasa indonesia kami masuk. Dan berkata : " Buka halaman 169! " perintah bu Ai.
"Anak-anak, hari ini ada anak baru..!". Perhatian pun segera menuju ke depan kelas.
Lalu muncullah seorang anak perempuan yg dikuncir kuda, rambutnya ikal dan berwarna kecoklatan, ia memakai tas putih bergambar cartoon my melody. Ia memakai jepitan pink bergambar my melody sedang tidur.
Ia sangaaaaaaaat cantik,,
Mungkin melebihi kecantikkan Avril lavigne??. Ia tersenyum hangat, " Hay semua, namaku Mikha Adelia, tadinya aku bersekolah di SD tunas bangsa. Semoga kalian menerima kehadiranku disini." ujar mikha.
Semua anak pun mengangguk-angguk.
Lalu..
"Mikha duduk disebelah Dilla!" perintah bu Ai. Lalu Mikha duduk disampingku.
Lagi-lagi ia tersenyum. Duh, dia memang cantik sekali.
Pelajaran pun dimulai. Beberapa jam kemudian..
"KRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING" bel istirahat berdering. Dengan cepat murid-murid meninggalkan kelas.
Aku pergi menuju kantin sekolah.
Dan aku melihat Mikha sedang murung di meja kantin. Lalu aku mendekatinya..
"Hay .." Sapaku. Ia tersenyum.. "Hay,," balasnya. .... (sunyi).
"Aku tak menyangka kalau orangtuaku membenciku.." Ujarnya tiba-tiba, dan itu membuatku terkejut.
"Maksudmu apa?? kenapa kau mengaggap orang tuamu mebencimu?" Kataku.
Ia melipat tangannya di meja dan memandangku. "Di rumah, orang tuaku sering sekali bertengkar, aku sampai menangis melihatnya.
Aku selalu mereka acuhkan, mereka hanya memikirkan diri sendiri. Tak peduli pada yang lain. Bahkan mereka cuek saja pada saat ulang tahunku."
Mikha memandangiku dengan sayu.
Aku menggenggam tangannya dengan erat. "Sudahlah, Jangan bersedih.
Aku tahu perasaanmu.. Tetapi, dari pada memikirkannya lebih baik kita belajar dan belajar,,
agar kita bisa menjadi juara, dan mereka menjadi bangga akan prestasi kita.." Ucapku tulus dengan wajah tersenyum.
Dengan mata berlinang air mata, ia memelukku sambil menangis. Lalu setelah beberapa detik ia berhenti menangis dan melepaskan pelukannya padaku.
"Dilla, Kamu baik sekali. Kamu mau tidak menjadi sahabatku..??" Ia bertanya dengan wajah memohon.
Aku mengangguk pasti. Dia tersenyum dan memelukku. Hahh,, aku mempunyai satu sahabat lagi! ^_^ .
Lalu semenjak hari itu dia selalu bersamaku, tentunya Airine, Keyla, dan Muti juga.
Dan aku selalu curhat pada Mikha tentang semua rahasiaku, itu kan wajar kalau sahabat saling curhat..
Hari demi hari berlalu dan hari ini liburan sekolah dimulai.
Aku menikmati hari-hari liburanku di Bandung. Sampai tak terasa besok adalah hari masuk sekolah ..
Malam harinya ..
Ahh,, aku kangen sekali dengan sahabat-sabahatku.. Pagi,,cepatlah pagi,,!!.
Besoknya di sekolah.
"MUTI,RIRIN(airine),KEYLA!!" aku memeluk ke tiga sahabatku. Mereka juga memelukku. Lalu..aku masuk ke kelasku dan..
"DILLA KAMU BENCI SAMA WILDA??!,KAMU JUGA BENCI SAMA BU LINDA?? dan masih banyak lagi yang dilontarkan teman-teman sekelasku.
Aku sangat terkejut. Mengapa mereka tahu??,siapa yang membongkarnya?? Lalu kulihat wajah Mikha yang tersenyum. "Mikha kamu bongkar rahasiaku?!!" kataku dengan panik.
Mikha mengganguk. "Tak apa-apa kan?? toh kita kan sahabat.." Jawabannya membuatku sakit hati, dan, tak sadar aku pun jatuh pingsan.
lalu aku terbangun, dan aku sadar bahwa aku ada di ruang UKS. "Dilla, sakit??" tanya guru bahasa inggris ku dengan wajah prihatin.
Aku mengangguk. Aku memang sakit.. Sakit hati tentunya. Dalam hati aku masih mengingat kejadian tadi..
Mengapa aku memercayainya??..Pikirku. Aku sangat sakit sewaktu kutanya "Kamu mebongkar rahasiaku?!".
Dan dengan enteng ia menjawab "Tak apa-apa kan?? toh kita kan sahabat..".
Itu benar-benar menyakitkan..
Pengkhianat,,aku benci pengkhianat!!.
Mulai saat itu aku tetap berteman dengannya, tapi aku tak banyak omong dengannya. Aku tak juga curhat dengannya.
Sekarang aku tahu siapa orang yang akan menjadi teman curhatku. Dia.. Bunda! .

No comments:
Post a Comment